Skip to main content

Experience increase my knowledge




Aku membuat blog sekedar ingin menulis apa yang ada di pikiran. tak memerlukan opini orang atau masukan. Diriku sendiri yang ingin menikmati dunia menulis.

Masuk tahun 2012, banyak hal-hal baru yang mengejutkan tiap tahunnya dalam hidupku. Tiap kejadian yang aku ketahui, walaupun bukan aku langsung yang mengalami, tapi secara tidak langsung efeknya berimbas padaku. Dari tiap kejadian yang aku temui ini Aku menemukan ilmu hidup yang baru dan mangambil hikmahnya. Di tahun baru ini jika dihitung2 sejak awal bulan Januari segudang rasa syukur harus kuungkapkan pada Yang Maha Kuasa. Tak tanggung-tanggung ni'mat yang Allah kirimkan padaku juga keluargaku. Saking banyaknya anugerah itu tak dapat aku hitung satu persatu.

Salah satunya, ingin kuceritakan dan kutulis. Tapi jika dipikir dengan baik cerita ini cukup hanya aku, orang sekitarku dan Allah Yang tahu. Tapi ada hal lain yang baru kuketahui membuat aku sedikit terkejut. Dari kejadian yang kutemui ini, ilmuku mengenai manusia bertambah.

Setiap manusia Allah ciptakan untuk memiliki rasa cinta, menyayangi, peduli dan ingin berbuat baik dan menyenangkan orang lain. Ini sebagian dari sifat baik manusia. Tapi tak lupa Allah Yang Maha Adil pun menciptakan rasa riya', iri, hasad, dengki, tamak dan tidak bersyukur atas apa yang ia miliki. Karena itulah Allah mengajarkan lewat RasulNya bahwa hal-hal negatif itu patut kita hindari.

Cerita yang aku miliki ini tampaknya sangat berkaitan  dengan uang dan kekuasaan. Allah sudah mengingatkan pada manusia seperti yang tertera dalam ayat QS Ali Imron : 14, 

"Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik"

Hal-hal indah di atas diciptakan Allah bisa menjadi dua sisi yang berbeda maknanya jika kita memiliki semua hal di dalam ayat tersebut. Bisa sebagai  anugerah bisa juga jadi malapetaka. Sudah banyak kisah orang-orang yang tamak dan tidak memiliki iman di dalam dadanya  hidupnya bagaikan di surga tetapi kegelisahan akan terus menghantuinya. Di dunia gelisah , akhirat pun tak dapat.


Hmm..mudah-mudahan kami terlindung daripadanya. Dulu, aku hanya bisa mendengar ceritera orang-orang yang masuk ke dalam golongan menzhalimi diri sendiri dengan kesenangan-kesenangan hidup tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir dengan izin Allah, aku bisa melihat langsung dan menyaksikan orang-orang yang masuk ke golongan ini. Dunia ini memang fana, nggak ada yang abadi. Orang yang dulunya kita anggap sahabat pun bisa berubah statusnya menjadi musuh. Bukan  musuh dalam peperangan atau pertikaian. Tetapi musuh dalam agama Allah. Orang yang dulunya kita anggap musuh ternyata bisa menjadi sahabat yang baik di jalan Nya.

Dunia ini memang ghaib dan kita tidak tau sepenuhnya hal yang baik ataupun buruk bagi kita. siapa yang menyangka hal baik depan kita ternyata buruk di hadapan Allah, begitu juga sebaliknya. Kembali ke uang dan kekuasaan. Karena uang dan kekuasaan, seseorang bisa tergelincir ke jalan yang salah. Buta terhadap harta yang diburunya, padahal harta dunia tidaklah abadi. Semoga Allah melindungi kami semua. Amin


In ma room 





Comments

  1. Betapa realitas kehidupan jauh dari idealisme yang kita tanam di sekolah dahulu ya :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. thnk u brother .. yupz g kbayang realita kehidupan bgitu bnyk variasiny, sesuai ama Hadits and Quran kisah anak Adam

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Romantika hidup seorang muslimah part 1 (cerbung)

"Ada yang mau taaruf sama kamu." Deg! Jantung Alia berdegup tak menentu. Ini pertama kalinya dengan resmi ia mendengar kalimat itu dari orang tuanya. Dimana itu artinya memang telah datang waktu baginya untuk diizinkan memiliki pendamping. Alia sangat bersyukur pada Allah, telah Dia datangkan waktu untuknya masuk ke dunia taaruf dan pernikahan. Padahal selama ini dia tidak pernah sama sekali membahas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan hubungan laki-laki dan perempuan dengan orang tuanya. "Ayah yang minta tolong dengan Pak Ari untuk ngenalin kamu ke dia. Sebulan yang lalu dia ketemu ayahmu dan Pak Ari. Disitu Pak Ari menyampaikan ke dia mengenai kamu dan mengirimkan foto kamu ke dia. Sebulan kemudian barulah dia merespon." Alia mendengarkan cerita Ibunya yang tampak antusias. "Nanti dia mau langsung ketemu sama kamu. 2 minggu lagi. Siapinlah CV kamu, tukeran CV dulu. " Hatinya berdesir dan degup jantungnya semakin kencang. Tak per...

Romantika Hidup Seorang Muslimah Part 3 (Cerbung)

Mata Alia langsung menangkap sosoknya dari kejauhan. Tetapi Alia tidak berkeinginan untuk datang mendekat. Akhirnya Alia hanya menunggu di dekat pintu masuk pasar bersama Adiknya. Alia menunggu kabar dari Kak Bayu. Ting! "Di Izzi Pizza saja  Ya Dik," "Baik Kak." Alia pun segera menuju lokasi pertemuan. Kak Bayu duduk bersama temannya di sudut Restoran itu. Alia berjalan menuju tempat duduk mereka berusaha keras menekan ekspresi groginya. Alia berjalan tanpa melihat ke arah mereka. Setelah dekat, mereka mempersilakan Alia dan Adiknya untuk duduk. Dan percakapan dimulai dengan pembukaan salam dari Alia, karena tak satupun dari mereka membaca salam ketika Alia dan Adiknya datang. Setelah Alia membaca salam, mereka tersenyum, "Oh iya.., Wa'alaikumsalam. Ah Elu sih!" Kak Bayu mencolek temannya sambil tersenyum malu. Mereka pun tertawa bersama. Adik Alia siap-siap menyalakan telefon genggamnya untuk merekam. Dengan ragu-ragu dia mengelu...

Cerpen:Tolong Aku butuh jawaban

Hari ini pertama kali dia mengatakan kata-kata yang super menyakitkan. Padahal permintaanku simple. Ingin dengar kata, “kamu cantik’. Tapi bahkan sebelum aku mengutarakan keinginanku untuk mendengarkan itu..   Kami mau memulai shalat. Seperti biasa kadang aku suka menggoda dia. Kadang aku iseng supaya bisa dengar dia bilang sesuatu tentangku. Aku menatap matanya.   “Bang.. aku…” menatapnya sambil tersenyum penuh harap dan memicingkan mata dengan manja.   Tiba-tiba dengan wajah yang tersenyum tapi aneh, dia mengatakan”kenapa udah judge duluan kalau nggak bilang?”   Sungguh aku terkejut bukan main.   “Ya udah kalau nggak mau bilang nggak papa.”   “mentang-mentang abang nggak bilang udah di judge duluan.”   meski singkat perdebatan kami, disini aku tidak tahan lagi karena langsung menusuk hatiku. dan dia tidak pernah melakukan ini.   “udah bang, kalau abang ngomong lagi, aku bakal nangis.   Duh , bener aja aku...