Hari ini pertama kali dia mengatakan kata-kata yang super menyakitkan. Padahal permintaanku simple. Ingin dengar kata, “kamu cantik’. Tapi bahkan sebelum aku mengutarakan keinginanku untuk mendengarkan itu.. Kami mau memulai shalat. Seperti biasa kadang aku suka menggoda dia. Kadang aku iseng supaya bisa dengar dia bilang sesuatu tentangku. Aku menatap matanya. “Bang.. aku…” menatapnya sambil tersenyum penuh harap dan memicingkan mata dengan manja. Tiba-tiba dengan wajah yang tersenyum tapi aneh, dia mengatakan”kenapa udah judge duluan kalau nggak bilang?” Sungguh aku terkejut bukan main. “Ya udah kalau nggak mau bilang nggak papa.” “mentang-mentang abang nggak bilang udah di judge duluan.” meski singkat perdebatan kami, disini aku tidak tahan lagi karena langsung menusuk hatiku. dan dia tidak pernah melakukan ini. “udah bang, kalau abang ngomong lagi, aku bakal nangis. Duh , bener aja aku...
Btw, Setiap orang punya kekurangan , punya juga kelebihan.. Nah, sepanjang yang aku ketahui, salah satu kekurangannya adalah susah untuk menerima nasehat dan juga sulit untuk menerima kritikan. Padahal keduanya adalah untuk kebaikan dia juga. Btw, sulit terima nasehat sama sulit terima kritikan tu sama nggak ya? hmm.. bingung. hihi Aku mengatakan ini berdasarkan penilaian terhadap diriku sendiri. Iya donk.. karena aku sendiri merasa susah buat terima nasehat. egoismenya ada. Yakin dirimu nggak merasa apa-apa kalo dikritik atau dinasehati? hehe.. kalo biasa aja, top masyaAllah aku salut.. Padahal yang sebenarnya tu..dinasehati adalah tanda dia menyayangi , tanda dia mencintai dan juga sebaliknya, karena aku mencintai dia, maka yang kuinginkan adalah kebaikan buat dia. Sementara kalau aku berada pada posisi menasehati,ketika nasehatku yang ditolak itu rasanya nano-nano gimanaa.. gitu, rasanya..kaya ada yang nusuk-nusuk gitu..hehe maka bersabarlah..itu! :D ...