"Orang Islam jauh lebih terjaga dari segala penyakit."
"Kenapa? kok bisa?"
"Karena mereka setiap hari mengerjakan shalat."
Tampaknya ini adalah alasan yang sederhana bagi sebagian orang. Tapi sungguh kawan.. pernyataan ini benar adanya. Sudah terbukti dari hasil penelitian beberapa ahli yang khusus meneliti apa manfaat dari shalat. Aku baru saja mendengar hal ini dari tausiyah sore di kantor tempatku bekerja. Hal ini disampaikan oleh Bapak Jafril Khalil.
Gerakan-gerakan shalat ternyata dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Hal inilah telah mendapat pengakuan dari Harvard University, Amerika Serikat. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika menyatakan diri masuk Islam setelah diam-diam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud. Di samping itu, gerakan-gerakan dalam sholat sekilas mirip gerakan yoga ataupun peregangan (stretching).
Pada dasarnya, seluruh gerakan sholat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berlangsung dengan lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar.
Beberapa fakta yang kudapatkan adalah sebagai berikut:
1. Takbiratul Ihram
Postur: berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah
Manfaat: Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.
2. Rukuk
Postur: Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.
Manfaat: Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot – otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.
4. I'tidal
Postur: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.
Manfaat: Itidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.
5. Sujud
Postur: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.
Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisamengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma’ninah, jangan tergesa – gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.
6. Duduk antara Dua Sujud
Postur: Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy ( tahiyyat awal ) dan tawarruk ( tahiyyat akhir ). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.
Manfaat: Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih ( urethra ), kelenjar kelamin pria ( prostata ) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan. dengan benar, postur irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan organ – organ gerak kita.
7. Salam
Gerakan: Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.
Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah. BERIBADAH secara, kontinyu bukan saja menyuburkan iman, tetapi mempercantik diri wanita luar dan dalam.
Subhanallah gitu lho.. Tulisan di atas aku dapatkan secara lengkap dari Republika.com.
Nah...kawan-kawan bahkan shalat itu sendiri di dalam Quran disebutkan sebanyak 90 ayat.
Kalau mau dibilang apa sih manfaat shalat itu secara logika. Alasan kesehatan bisa menjadi poin pertama. Tetapi disini bukan berarti kesehatan menjadi iming-iming kita untuk melaksanakan shalat, karena shalat itu sendiri menjadi salah satu hal yang paling diutamakan , sampai-sampai shalat itulah yang akan menjadi pertanyaan pertama di hari kiamat kelak.
di dalam shalat jugalah kesempatan kita untuk ngobrol sama Allah atas problema-problema kita. Mengadu atas segala kelemahan kita, memohon apa yang kita butuhkan. Shalat menjadi kesempatan paling besar untuk menyampaikan segala isi pikiran kita.
Di samping shalat-shalat wajib seperti shubuh, zuhur, ashar, maghrib, dan isya, ada shalat-shalat sunnah yang bisa kita kerjakan. Kalau shalat sunnah ini jika kita kerjakan pertanda kita cinta pada Nabi kita. Shalat sunnah juga bisa menjadi penyempurna, jika kita merasa shalat wajib yang kita kerjakan masih terasa kurang khusyu'.
"Kenapa? kok bisa?"
"Karena mereka setiap hari mengerjakan shalat."
Tampaknya ini adalah alasan yang sederhana bagi sebagian orang. Tapi sungguh kawan.. pernyataan ini benar adanya. Sudah terbukti dari hasil penelitian beberapa ahli yang khusus meneliti apa manfaat dari shalat. Aku baru saja mendengar hal ini dari tausiyah sore di kantor tempatku bekerja. Hal ini disampaikan oleh Bapak Jafril Khalil.
Gerakan-gerakan shalat ternyata dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Hal inilah telah mendapat pengakuan dari Harvard University, Amerika Serikat. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika menyatakan diri masuk Islam setelah diam-diam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud. Di samping itu, gerakan-gerakan dalam sholat sekilas mirip gerakan yoga ataupun peregangan (stretching).
Pada dasarnya, seluruh gerakan sholat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berlangsung dengan lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar.
Beberapa fakta yang kudapatkan adalah sebagai berikut:
1. Takbiratul Ihram
Postur: berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah
Manfaat: Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.
2. Rukuk
Postur: Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.
Manfaat: Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot – otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.
4. I'tidal
Postur: Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.
Manfaat: Itidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.
5. Sujud
Postur: Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.
Manfaat: Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisamengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tuma’ninah, jangan tergesa – gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.
6. Duduk antara Dua Sujud
Postur: Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy ( tahiyyat awal ) dan tawarruk ( tahiyyat akhir ). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.
Manfaat: Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih ( urethra ), kelenjar kelamin pria ( prostata ) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan. dengan benar, postur irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iftirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan organ – organ gerak kita.
7. Salam
Gerakan: Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.
Manfaat: Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah. BERIBADAH secara, kontinyu bukan saja menyuburkan iman, tetapi mempercantik diri wanita luar dan dalam.
Subhanallah gitu lho.. Tulisan di atas aku dapatkan secara lengkap dari Republika.com.
Nah...kawan-kawan bahkan shalat itu sendiri di dalam Quran disebutkan sebanyak 90 ayat.
Kalau mau dibilang apa sih manfaat shalat itu secara logika. Alasan kesehatan bisa menjadi poin pertama. Tetapi disini bukan berarti kesehatan menjadi iming-iming kita untuk melaksanakan shalat, karena shalat itu sendiri menjadi salah satu hal yang paling diutamakan , sampai-sampai shalat itulah yang akan menjadi pertanyaan pertama di hari kiamat kelak.
di dalam shalat jugalah kesempatan kita untuk ngobrol sama Allah atas problema-problema kita. Mengadu atas segala kelemahan kita, memohon apa yang kita butuhkan. Shalat menjadi kesempatan paling besar untuk menyampaikan segala isi pikiran kita.
Di samping shalat-shalat wajib seperti shubuh, zuhur, ashar, maghrib, dan isya, ada shalat-shalat sunnah yang bisa kita kerjakan. Kalau shalat sunnah ini jika kita kerjakan pertanda kita cinta pada Nabi kita. Shalat sunnah juga bisa menjadi penyempurna, jika kita merasa shalat wajib yang kita kerjakan masih terasa kurang khusyu'.





keep posting sis
ReplyDelete