Skip to main content

Rokok dan Rezeki

Seperti biasa notifikasi group Whatsapp teman-teman SD ku menghiasi pagi ku yang indah. Pagi ini kami sedikit membahas mengenai rokok. Salah seorang temanku memposting di facebook mengenai rokok. Lalu dari sinilah aku terinspirasi untuk ikut membahas mengenai rokok!

Rokok! Adalah benda paling mengerikan, menyebalkan dan menzalimi orang. Kenapa? Banyak hal yang ingin kuuraikan disini. Tanpa teori macam-macam saja rokok itu sudah masuk kategori benda paling menyebalkan dan mengganggu! Dari baunya, asapnya, gaya orang yang sedang merokok, image bagi perokok, semua itu sudah tampak negatif di sudut pandangku. Dalam hal ini sepatutnya tidak ada toleransi karena rokok memang benar-benar merusak semua hal! Dari perokok itu sendiri, orang lain, lingkungan sekitar dan bisa merembet ke hal-hal lainnya.

Padahal ia hanyalah sebuah rokok! Memang aneh, benda sekecil itu bisa merusak segalanya. Ini pun aku menuliskannya bukan sengaja melebih-lebihkan tetapi memang fakta. Dulunya rokok lebih ditampilkan untuk menunjukkan kejantanan seorang lelaki, tetapi tampaknya rokok itu pun perlahan merembet ke feminitas yakni wanita! Banyak wanita-wanita karir, di mall dan lain-lain ikut merokok.

Suatu hari saat aku sedang duduk santai menikmati minuman, di sebuah Mall di Kuningan Jakarta, seorang Ibu merokok dengan santainya di hadapan anak-anaknya yang masih balita! Astaghfirullah!! Aku isftighfar berkali-kali, karena begitu santainya sang Ibu melepaskan asap-asap dari rongga kerongkongannya di hadapan anak-anaknya. Bahkan ia sengaja melepaskan asap-asap itu seolah ianya adalah sebuah pertunjukan, dan anak-anaknya hanya melihat dengan mata polosnya atas tingkah sang Ibunda. Yang aku khawatirkan adalah, akan jadi apa anak-anaknya jika Ibunya saja sudah bertingkah seperti itu.

Kini yang ingin kubahas dalam kesehatan. Aku bukanlah ahli kesehatan, tetapi aku ingin menyampaikan secara umum mengenai orang-orang yang merokok bahkan perokok pasif, yakni mereka yang hanya menghirup tanpa sengaja asap-asap rokok akan terkena imbasnya.

Perokok pada waktunya akan ia alami penyakit komplikasi. Penyakit jantung, paru-paru, liver dan bisa-bisa seluruh organ tubuh rusak, karena memang penyakitnya merembet. Dalam tiap iklan rokok aja pasti dicantumkan kata,"bisa menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin". Nah lho? Kok bisa ya? Mereka beriklan untuk menjual rokok, bahayanya tetap di cantumkan. Tapi buat para perokok sepertinya peringatan itu nggak diindahkan.. -____-

Penyebabnya adalah bahan-bahan yang terkandung dalam rokok yakni, nikotin, tar, karbon monoksida, zat karsinogen, zat iritan. Ini aku dapatkan dari sebuah blog. Dan terkandung 4000 jenis kimia yang terkandung dalam rokok dan 40 diantaranya adalah zat yang membahayakan tubuh. Nah lho, 40 nya paling membahayakan tubuh. Jumlahnya ada 4000 jenis zat kimia. Yang namanya zat kimia selalu nggak ada yang benar-beanar safe. Berikut aku cantumkan bahaya rokok;
Sungguh betapa mengerikannya isi tubuh perokok. Mungkin penyakit-penyakit itu nggak akan dirasakan dalam waktu dekat, penyakit-penyakit itu akan muncul untuk efek jangka panjang. Jadi sudah jelas, rokok itu sangat berbahaya. Berbahaya juga buat para perokok pasif.

Karena itulah aku menyebut para perokok adalah orang-orang yang zalim. Aku sampai terkejut ada artikel di sebuah media online yang menyebutkan bahwa pelarangan terhadap rokok adalah melanggar hak asasi manusia. Ya Allah... dimanalah otak si penulis artikel ini. Dengan mudahnya mereka mengatakan kita yang membenci rokok telah melanggar hak asasi manusia. Bahkan negara barat yang bebas itu melarang rokok di tempat umum. Kita sebagai negara Indonesia yang masih menjalankan aturan Islam dalam beberapa hal, menyatakan bahwa kita telah melanggar HAM. Jika dilihat dari fakta bahayanya rokok, sungguh tidak masuk akal jika dikatakan telah melanggar HAM para perokok. Karena justru para perokok itulah yang melanggar HAM orang-orang yang tidak merokok. Mereka membahayakan orang-orang sekitar termasuk dirinya sendiri.

Di dalam Islam, sebenarnya tidak ada hadits atau ayat Quran yang menegaskan atas pelarangan rokok. Banyak yang bertanya apa hukum rokok di dalam Islam. Jangan dilihat dari hukum rokok itu dulu. Pertama mari kita lihat seperti yang saya katakan tadi, apakah rokok itu ada manfaatnya? Apakah rokok itu baik bagi yang mengkonsumsinya? Apakah dia baik utnuk kesehatan kita dan orang-orang sekitar? Mari berasumsi dari pemikiran-pemikiran sederhana ini dahulu.

Karena rokok itu membahayakan kesehatan baik bagi perokok aktif maupun pasif, maka para perokok aktif ini telah menzalimi orang lain. Mereka yang merokok, tetapi efek buruknya berimbas kepada orang lain. Kalau pemikiran jahatnya sih,, seharusnya cukup si perokok aja yang dapat efek buruk rokok, kenapa bawa-bawa orang lain?! Tetapi berhubung Islam itu indah, kebaikan harus ditebarkan secara merata.. Ya tentunya aku ingin mengajak para perokok untuk segera berhenti merokok.

Secara sederhana, aku ingin menyampaikan bahwa karena rokok itu membahayakan kesehatan. Maka zalimlah bagi para perokok, orang-orang tidak bisa beribadah dengan baik karena sakit akibat rokok, sebagai contoh sederhana, "Bukankah perilaku orang kafir adalah menghalangi seorang muslim yang hendak beribadah di jalan Allah?" (Surat Muhammad:1)

Dalam hal ini, maka aku yakin ada kemungkinan jumlah para perokok semakin berkurang karena kesadaran mereka. Tetapi aku juga tahu bahwa rokok adalah sumber pendapatan negara yang tertinggi. Jika pendapatan dari rokok makin berkurang, maka kemungkinan buruh-buruh pabrik rokok pun makin banyak yang berhenti. Akibatnya pendapatan mereka untuk mencukupi kebutuhan hidup pun hilang.

Tenanglah duhai kawan.. dalam mencari rezeki bukan hanya berapa banyak jumlah yang telah kita dapatkan, tetapi apakah ada keberkahan dari rezeki yang kita kais itu? Walau sebanyak apapun kekayaan yang kita miliki jika tak ada keberkahan di dalamnya, maka hidupmu hanya digeluti oleh kesengsaraan. Sumber rezeki itu hanyalah dari Allah. Kita hanya perlu pandai-pandai mencari profesi atau pekerjaan yang tepat dalam mencari rezeki yang berkah. Rezeki yang dirahmati Allah. Asal kita hidup dengan rasa optimis dan yakin disertai usaha yang keras pasti Allah akan memudahkan jalanmu dalam mencari rezeki.

Semua makhluk telah dijamin rezekinya, tetapi makhluk-makhluk ini jugalah yang menentukan seberapa besar rezeki yang telah ditetapkan Allah itu. Sesuai dengan usaha mereka masing-masing. 

Comments

Popular posts from this blog

Romantika hidup seorang muslimah part 1 (cerbung)

"Ada yang mau taaruf sama kamu." Deg! Jantung Alia berdegup tak menentu. Ini pertama kalinya dengan resmi ia mendengar kalimat itu dari orang tuanya. Dimana itu artinya memang telah datang waktu baginya untuk diizinkan memiliki pendamping. Alia sangat bersyukur pada Allah, telah Dia datangkan waktu untuknya masuk ke dunia taaruf dan pernikahan. Padahal selama ini dia tidak pernah sama sekali membahas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan hubungan laki-laki dan perempuan dengan orang tuanya. "Ayah yang minta tolong dengan Pak Ari untuk ngenalin kamu ke dia. Sebulan yang lalu dia ketemu ayahmu dan Pak Ari. Disitu Pak Ari menyampaikan ke dia mengenai kamu dan mengirimkan foto kamu ke dia. Sebulan kemudian barulah dia merespon." Alia mendengarkan cerita Ibunya yang tampak antusias. "Nanti dia mau langsung ketemu sama kamu. 2 minggu lagi. Siapinlah CV kamu, tukeran CV dulu. " Hatinya berdesir dan degup jantungnya semakin kencang. Tak per...

Romantika Hidup Seorang Muslimah Part 3 (Cerbung)

Mata Alia langsung menangkap sosoknya dari kejauhan. Tetapi Alia tidak berkeinginan untuk datang mendekat. Akhirnya Alia hanya menunggu di dekat pintu masuk pasar bersama Adiknya. Alia menunggu kabar dari Kak Bayu. Ting! "Di Izzi Pizza saja  Ya Dik," "Baik Kak." Alia pun segera menuju lokasi pertemuan. Kak Bayu duduk bersama temannya di sudut Restoran itu. Alia berjalan menuju tempat duduk mereka berusaha keras menekan ekspresi groginya. Alia berjalan tanpa melihat ke arah mereka. Setelah dekat, mereka mempersilakan Alia dan Adiknya untuk duduk. Dan percakapan dimulai dengan pembukaan salam dari Alia, karena tak satupun dari mereka membaca salam ketika Alia dan Adiknya datang. Setelah Alia membaca salam, mereka tersenyum, "Oh iya.., Wa'alaikumsalam. Ah Elu sih!" Kak Bayu mencolek temannya sambil tersenyum malu. Mereka pun tertawa bersama. Adik Alia siap-siap menyalakan telefon genggamnya untuk merekam. Dengan ragu-ragu dia mengelu...

Cerpen:Tolong Aku butuh jawaban

Hari ini pertama kali dia mengatakan kata-kata yang super menyakitkan. Padahal permintaanku simple. Ingin dengar kata, “kamu cantik’. Tapi bahkan sebelum aku mengutarakan keinginanku untuk mendengarkan itu..   Kami mau memulai shalat. Seperti biasa kadang aku suka menggoda dia. Kadang aku iseng supaya bisa dengar dia bilang sesuatu tentangku. Aku menatap matanya.   “Bang.. aku…” menatapnya sambil tersenyum penuh harap dan memicingkan mata dengan manja.   Tiba-tiba dengan wajah yang tersenyum tapi aneh, dia mengatakan”kenapa udah judge duluan kalau nggak bilang?”   Sungguh aku terkejut bukan main.   “Ya udah kalau nggak mau bilang nggak papa.”   “mentang-mentang abang nggak bilang udah di judge duluan.”   meski singkat perdebatan kami, disini aku tidak tahan lagi karena langsung menusuk hatiku. dan dia tidak pernah melakukan ini.   “udah bang, kalau abang ngomong lagi, aku bakal nangis.   Duh , bener aja aku...